Surabaya, Indonesia    (031) 8202148     info@itccentre.com

FESTIVAL BAKCANG

25
Jun,20

Warga keturunan Tionghoa di Indonesia memperingati Hari Bakcang atau Peh Cun pada Kamis, 25 Juni 2020. Peringatan itu dirayakan rutin setiap tahun pada hari kelima bulan lima penanggalan Lunar atau kalender Imlek.


Bakcang dalam bahasa Indonesia disebut makanan yang terbuat dari beras atau ketan, lalu dibungkus dengan daun bambu. makanan ini sudah cukup familiar bagi masyarakat di Tanah Air lantaran kerap dijual di pasar-pasar tradisional, sejajar dengan kudapan lain seperti lumpia dan pastel.


Hari Bakcang sejatinya dirayakan untuk memperingati keberadaan makanan yang ternyata bersejarah. Konon, lahirnya bakcang tak lepas dari peringatan untuk mengenang tokoh Cina bernama Qu Yuan. Nah kegiatan yang dilakukan saat festival bakcang antara lain:


Kegiatan dan tradisi :

- Lomba Perahu Naga: Tradisi perlombaan perahu naga ini telah ada sejak Zaman Negara-negara Berperang. Perlombaan ini masih ada sampai sekarang dan diselenggarakan setiap tahunnya baik di Tiongkok Daratan, Hong Kong, Taiwan maupun di Amerika Serikat. Bahkan ada perlombaan berskala internasional yang dihadiri oleh peserta-peserta dari manca negara, kebanyakan berasal dari Eropa ataupun Amerika Utara. Perahu naga ini biasanya didayung secara beregu sesuai panjang perahu tersebut.


- Makan Bakcang: Tradisi makan bakcang secara resmi dijadikan sebagai salah satu kegiatan dalam festival Peh Cun sejak Dinasti Jin. Sebelumnya, walaupun bakcang telah populer di Tiongkok, tetapi belum menjadi makanan simbolik festival ini. Bentuk bakcang sebenarnya juga bermacam-macam dan yang kita lihat sekarang hanya salah satu dari banyak bentuk dan jenis bakcang tadi.


- Menggantungkan Rumput Ai dan Changpu: Peh Cun yang jatuh pada musim panas biasanya dianggap sebagai bulan-bulan yang banyak penyakitnya, sehingga rumah-rumah biasanya melakukan pembersihan, lalu menggantungkan rumput Ai (Hanzi: ??) dan changpu (Hanzi: ??) di depan rumah untuk mengusir dan mencegah datangnya penyakit. Jadi, festival ini juga erat kaitannya dengan tradisi menjaga kesehatan di dalam masyarakat Tionghoa.


- Mandi Tengah Hari: Tradisi ini cuma ada di kalangan masyarakat yang berasal dari Fujian (Hokkian, Hokchiu, Hakka), Guangdong (Teochiu, Kengchiu, Hakka) dan Taiwan. Mereka mengambil dan menyimpan air pada tengah hari festival Peh Cun ini, dipercaya dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit bila dengan mandi ataupun diminum setelah dimasak.


Sumber : Admin

Latest News

25
Jun

FESTIVAL BAKCANG

Lihat Selengkapnya
28
Mar

INFO BEASISWA CHINA ITCC 2018

Lihat Selengkapnya
04
Mar

Dahlan Hadiri Cap Go Meh Alumni ITC Centre

Lihat Selengkapnya